KESEMPATAN KERJA (Pengangguran)

Persoalan sulit dalam masalah perekonomian yang sering dihadapi oleh berbagai negara salah satunya yaitu menyediakan lapangan & kesempatan kerja bagi penduduk. Karena, pemerintahan pada suatu negara dapat dikatakan berhasil jika mempu menyediakan lapangan kerja atau memperkecil pengangguran. Pengangguran adalah orang-orang yang tidak mendapat pekerjaan karena kurangnya lapangan pekerjaan, kurang terampil, atau tidak mau bekerja, dapat juga diartikan seseorang yang tergolong angkatan kerja dan ingin mendapat pekerjaan tapi belum memperolehnya. Angkatan kerja (labor force) adalah penduduk usia kerja yang terdiri atas penduduk yang sudah bekerja dan yang sedang mencari pekerjaan. Tenaga kerja merupakan salah satu factor produksi yang penting,  bukan hanya perannya tetapi juga menyangkut kesejahteraan masyarakat.

Kesempatan kerja atau demand for labor adalah suatu keadaan yang menggambarkan tersedianya pekerjaan untuk diisi oleh pencari kerja, tapi masalah kesempatan kerja pada umumnya berkaitan dengan lapangan kerja (lowongan kerja) dan tenaga kerja. Kesempatan kerja merupakan hubungan antara angkatan kerja di satu pihak dengan kemampuan penyerapan tenaga kerja di pihak lain. Sedangkan pasar kerja adalah keseluruhan aktivitas yang mempertemukan pencari kerja dan lowongan pekerjaan. Perluasan kesempatan kerja dapat dilakukan dengan cara pengembangan industry padat karya, membuka proyek pekerjaan umum juga dengan meningkatkan kegiatan ekonomi yang sudah ada maupun dengan menambah kegiatan ekonomi yang baru. Perluasan kesempatan kerja pun merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan pembangunan.

Pengangguran dapat dibedakan menjadi dua golongan besar, yaitu :

Pengangguran menurut lama waktu kerja,

a)      Pengangguran terbuka (open unemployment)

b)      Setengah pengangguran (under unemployment)

c)      Pengangguran terselubung (disguised unemployment)

Pengangguran menurut penyebab,

a)      Pengangguran Struktural

b)      Pengangguran Siklikal

c)      Pengangguran Musiman

d)     Pengangguran Friksional, disebut juga Pengangguran Sukarela (Voluntary unemployment)

Pengangguran ini merugikan bagi orang yang bersangkutan dan bagi masyarakat, akibatnya banyak motif-motif kejahatan merajalela dan makin banyak aktivitas kriminal di setiap tempat. Seperti perampokan / maling, penipuan bahkan banyak gadis atau para wanita menjadi PSK dan juga banyak orang melakukan pekerjaan apapun hanya untuk mendapatkan seperak uang, yang haram pun diubah menjadi seolah itu pekerjaan yang halal. Sedangkan dampak pengangguran terhadap kegiatan ekonomi dalah turunnya produktifitas, standar kehidupan, penerimaan pajak penghasilan nagara, aktivitas ekonomi keseluruhan, dan meningkatkan biaya social.

Ada berbagai cara untuk mengatasi pengangguran, yaitu :

v  Peningkatan mobilitas tenaga kerja dan modal

v  Pengelolaan permintaan masyarakat

v  Penyediaan informasi tentang kebutuhan tenaga kerja

v  Pertumbuhan ekonomi

v  Program pendidikan dan pelatihan kerja

v  Wiraswasta

v  Peningkatan mutu tenaga kerja » Latihan Kerja

» Pemagangan

» Perbaikan gizi dan kesehatan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s