Belanja Modal Yang Jadi Infrastuktur

Alokasi belanja modal dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) perubahan 2012 senilai Rp 168,7 triliun. Menurut Wakil Menteri Keuangan, Anny Ratnawati di Jakrta, realisasi Penyerapan belanja modal kementrian dan lembaga pemerintah per 28 september baru Rp 62 triliun atau 36,8 persen. Artinya, lebih dari 60 persen anggaran atau senilai Rp 106 triliun menumpuk untuk diserap pada tiga bulan terakhir tahun ini.

Belanja modal yang lebih tinggi realisasinyapada 2012 akan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi pada level yang ditetapkan dalan APBN-P 2012. Belanja pemerintah adalah salah satu komponen dalam perhitungan pertumbuhan ekonomi.

Target pertumbuhan ekonomi pada APBN-P 2012 sebesar 6,5 persen. Belakangan, pemerintah memprediksi realisasinya 6,3 – 6,5 persen. Ketua Pusat Studi Ekonomi dan kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Tony Prasetiantono menyatakan penyerapan belanja modal dari total periode anggaran itu memprihatinkan.

Apalagi jika minimnya penyerapan lebih disebabkan ketakutan birokrat membelanjakan anggaran karena khawatir dikejar Komisi Pemberantasan Korupsi. Akibatnya, birokrat memilih sikap aman sehingga stimulus fiscal APBN pun minim. Padahal stimulus fiscal menjadi isu internasional yang dipahami komunitas global sebagai salah satu kunci mengakhiri kemiskinan. Dukungan stimulus fiscal dinilai mutlak dalam upaya mengakhiri kemiskinan, bukan sebaliknya.

Hanya 30 – 40 persen dari total belanja modal yang benar – benar menjadi investasi pemerintah. Sisanya tersedot ke biaya administrasi dan birokrasi serta dikorupsi. Artinya, dengan daya serap yang rendah, pembangunan yang benar – benar terwujud menjadi kian sedikit.

Tujuan penyerapan anggaran adalah supaya semua yang sudah dipatok dalam scenario APBN itu tercapai. Namun, sampai akhir September penyerapan anggaran rendah yang berarti penumpukkan penyerapan pada akhir tahun. Ini buruk untuk pertumbuhan ekonomi dan pergerakkan sektor riil.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s