Kebijakan BBM Bersubsidi Melawan Ekonomi Hijau

Besarnya subsidi bahan bakar minyak bersubsidi melawan prinsip ekonomi hijau karena memberi insentif penambahan emisi gas rumah kaca. Apalagi, 60 – 70 persen subsidi tidak tepat sasaran.

Dalam kebijakan mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak bisa hanya dilihat sebagai kenaikan harga BBM atau langkah penghematan untuk memperbesar alokasi anggaran infrastuktur saja. Sejatinya kebijakan adalah bagian skenario besar menuju ekonomi hijau.

Ekonomi hijau adalah konsep pembangunan ekonomi berkelanjutan yang berorientasi mengelola sumber daya alam untuk kepentingan jangka panjang. Namun, pendekataan anggaran belanja sebagai salah satu kebijakan fiskal pemerintah masih jauh dari ekonomi hijau.

Subsidi BBM di Indonesia beroktan rendah yang menimbulkan pencemaran udara lebih tinggi. Artinya, besarnya subsidi BMM untuk oktan rendah justru mendorong emisi gas rumah kaca semakin besar.

Pemantauan konsentrasi aktivitas gas rumah kaca (GRK) di Indonesia terdiri dari CO2,CH4,  N2Odan SF2  di Stasiun Global Atmosphere Watch Bukit Kototabang, telah dimulai sejak tahun 2004. Indonesia memberikan kontribusi 15 persen dari total emisi dunia.

Untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, dalam peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2011 tentang Rencana Aksi Nasional tentang Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara menargetkan pengurangan emisi gasnya sampai dengan 26 persen pada periode 2011 – 2012. Jika ditambah dengan donator, pengurangannya ditargetkan menjadi sampai 41 persen.

Pengurangan subsidi BBM bersubsidi dapat menjadi salah satu solusi untuk memecahkan masalah antrean panjang pembeli BBM bersubsidi yang biasanya disebabkan disparitas antara harga BBM bersubsidi dan nonsubsidi saat ini sangat jauh. Pengurangan subsidi BBM akan mengurangi sidparitas harga BBM.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s