Ke Mana Bunga Dana Abadi Pendidikan?

JAKARTA — Anggaran tentang Dana Pengembangan Pendidikan Nasional atau dana abadi pendidikan dipertanyakan. Pasalnya, penggunaan bunga bank dari dana tersebut dinilai tidak transparan.

Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Sky Khadafi, mengatakan, sejak 2010, pemerintah telah mengalokasikan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional hingga Rp 15,6 triliun. Namun, kata dia, tak pernah dilaporkan besaran bunga dari dana tersebut.

“Berapa bunganya setiap tahun bertambah terus? Kok belum dilaporkan kepada DPR? Kalau begitu, siapa yang memakan bunga dari dana abadi pendidikan ini?” kata Uchok dalam siaran persnya, Kamis (3/1/2013).

Menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kata Uchok, bunga anggaran dana abadi pendidikan dipakai untuk beasiswa S-2 dan S-3 bagi non-PNS dan dosen, penelitian skala nasional, dan pembangunan infrastruktur pendidikan bencana.

Jika benar, kata dia, realisasi program itu dilaksanakan dengan cara di luar mekanisme APBN lantaran tanpa sepengetahuan atau persetujuan pihak DPR. “Hal ini cenderung terjadi korup bila tidak ada pembahasan atau persetujuan dari Komisi Pendidikan DPR,” kata Uchok.

Terlebih lagi, tambah Uchok, akan terjadi double anggaran lantaran Ditjen Pendidikan Tinggi sudah mengalokasikan anggaran untuk beasiswa S-2 dan S-3 sebesar Rp 1,4 triliun untuk tahun 2011 dan Rp 2 triliun tahun 2013.

Adapun alokasi anggaran untuk penelitian skala nasional, kata Uchok, Ditjen Pendidikan Tinggi sudah mengalokasikan sebesar Rp 581,5 miliar untuk tahun 2011, Rp 298,5 miliar tahun 2012, dan Rp 508,2 miliar tahun 2013.

Untuk itu, Uchok mengatakan, pihaknya berharap Komisi Pendidikan DPR meminta Badan Pemeriksa Keuangan untuk melakukan audit terhadap dana abadi pendidikan karena disinyalir ada indikasi kebocoran anggaran atas bunga bank. Komisi Pemberantasan Korupsi juga diharapkan melakukan penyelidikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s