Penyakit Kista Pada Perempuan

Penyakit kista adalah penyakit yang menyerang kaum wanita. Dan kista sendiri merupakan suatu benjolan yang berisi cairan yang berada di dalam indung telur. Dan penyakit kista merupakan penyakit tumor yang jinak karena kebanyakan penangananya tidak melakukan operasi besar. namun bedasarkan dengan tingkat keganasan, Penyakit Kista Pada Perempuan dapat dibagi menjadi dua macam yaitu kista non neoplasik dan kista neoplastik.

Dan Penyakit Kista Pada Perempuan dapat tumbuh dimana saja, seperti di paru-paru, usus, kulit, kornea mata bahkan di otak. Namun, dari banyaknya kasus yang terjadi kista lebih sering tumbuh dan ditemukan terdapat pada organ reproduksi wanita. Organ reproduksi wanita memang sangat rentan terhadap serangan penyakit, mikroorganisme, bahkan sampai pada penyakit kanker seputar rahim dan bagian organ reproduksi lainnya.

Umumnya, adanya kista tidak disadari oleh penderitanya dan menghilang sebelum wanita mengetahui adanya kista tersebut. Meski demikian, beberapa wanita mengeluhkan adanya nyeri didaerah perut atau perut bagian bawah. Rasa nyeri dapat timbul jika kista mengalami ruptur atau pecah, akibat membesarnya kista dan peregangan jaringan disekitarnya, perdarahan di dalam kista, atau karena terpuntirnya kista yang mengganggu pembuluh darah disekitarnya. Kista yang berukuran besar dapat menimbulkan oenekanan atau pergeseran organ di sekitarnya.

Karena tidak sering timbul gejala penyakit kista, kista umumnya baru diketahui saat  pasien menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG), atau pemeriksaan di daerah perut bagian bawah. Pada wanita berusia kurang dari 40 taun, kista biasanya berupa kista folikuler atau kista korpus luteum yang tidak berbahaya. Kista jenis ini biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan.

Meski demikian, pada wanita yang menggunakan pil KB, seharusnya tidak akan mengalami kista jenis ini, untuk itu, wanita yang emminum pil KB namun memiliki kista sebaiknya menjalani pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan lanjutan juga diperlukan untuk kista yang berbentuk padat. Pemeriksaan yang dilakukan biasanya adalah pemeriksaan darah untuk mencari suatu protein bernama CA-125. Kadar zat ini dapat meningkat jika kista diduga ganas, meski pemeriksaan ini tidak selalu akurat dan spesifik untuk keganasan.

Pada kasus kista yang jinak, dilakukan observasi dalam beberapa bulan untuk melihat apakah kista menghilang dengan sendirinya. Jika kista tampak padat, dilakukan pemeriksaan tambahan.

Kista yang berbentuk tumor dapat dikeluarkan melalui tindakan pembedahan terutama jika menimbulkan nyeri berat, tidak menghilang atau ada kecurigaan keganasan. Setelah dikeluarkan, jaringan kista diperiksa menggunakan mikroskop untuk menentukan jenis kista.

Penyebab dari Penyakit Kista Pada Perempuan adalah :

  • Konsumsi makanan yang tinggi lemak dan kurang serat
  • Zat tambahan pada makanan.
  • Akibat dari Kurang olahraga
  • Sering Merokok dan konsumsi alkohol
  • Akibat dari Terpapar dengan polusi dan agen infeksius
  • Sering merasakan stress
  • Adanya Faktor genetic

Gejala dari Penyakit Kista Pada Perempuan diantara nya adalah :

  • Adanya Perubahan jadwal atau siklus menstruasi. Beberapa orang yang menderita kista, ada yang mengalami perubahan pada jadwal atau siklus menstruasi, misalnya terlambat datangnya menstruasi atau terjadi perdarahan di tengah menstruasi yang berlangsun (darah keluar banyak).
  • Terjadinya Keluarnya darah menstruasi yang terkadang banyak dan terkadang terlalu sedikit
  • Pada umumnya banyak ditemukan penderita kista mengalami pembengkakan dan pembesaran pada bagian perut, karena kista telah membesar dan berubah menjadi tumor ganas yang menjangkit beberapa organ tubuh disekitarnya.
  • Terjadinya rasa Nyeri di bagian perut yang cukup menyiksa
  • Akan merasakan Rasa sakit dan ngilu seperti digigit semut di bagian bawah perut kiri dan kanan secara bergantian.
  • Akan Merasakan nyeri perut di bagian bawah

Kista Ovarium

 Ovarium atau indung telur, adalah sepasang organ reproduksi yang terletak diantara pelvis. Masing-masing ovarium berukuran sebesar kacang almond, berada di kedua sisi rahim. Ovarium berfungsi untuk menghasilkan sel telur setiap bulannya. Ia juga bertugas untuk menghasilkan hormon kewanitaan, serta mengatur siklus menstuasi dan kehamilan.Untitlede

kista

Kista ovarium adalah semacam kantung tertutup yang dapat berisi cairan, gas, atau benda padat. Kista dapat terbentuk melalui bermacam-macam proses dan menghasilkan berbagai jenis kista, antara lain:

  • Kista folikuler
    Merupakan jenis kista yang paling sering terjadi. Kista ini terbentuk karena sel telur  tidak dilepaskan pada saat ovulasi (proses pelepasan sel telur dari indung telur ke rahim). Jenis kista ini kadang dapat menimbulkan nyeri, namun kebanyakan tidak menimbulkan gejala dan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan.
  • Kista korpus luteum
    Merupakan kista yang terbentuk setelah sel telur dilepaskan dari ovarium. Daerah ovarium yang menghasilkan sel telur kemudian akan berubah menjadi jaringan bernama korpus luteum yang akan menghilang jika tidak terjadi kehamilan. Namun pada kasus tertentu, ia dapat terisi dengan cairan atau darah yang menetap di dalam ovarium tanpa menimbulkan gejala.
  • Kista dermoid 
    Merupakan kista yang berisi jaringan tubuh, seperti lemak, tulang, gigi, rambut, dll. Kista ini dianggap sebagai tumor jinak yang bisanya mengenai wanita muda.
  • Kista cokelat atau endometrioma
    Merupakan kista yang terbentuk karena adanya jaringan dalam rahim yang terdapat di dalam ovarium. AKibatnya, saat siklus menstruasi ia akan luruh dan mengeluarkan darah, namun terjebak di dalam ovarium. Ini dapat menyebabkan nyeri dan gangguan kesuburan pada wanita.
  • Cystadenoma 
    Merupakan tumor jinak yang berkembang dari jaringan ovarium berisi cairan berlendir. Kista jenis ini dapat membesar dengan berdiameter mencapai lebih dari 12 inchi.

Pada beberapa wanita, kista yang terbentuk dapat berjumlah lebih dari satu. Pada kasus Sindroma polikistik ovarium, kedua ovarium dapat memiliki beberapa kista. Ini disebabkan oleh gangguan hormonal dan merupakan penyebab kemandulan utama pada wanita.


Cara mencegah Penyakit Kista Pada Perempuan diantara nya adalah :

  • Mengurangi makanan yang berkadar lemak yang tinggi

Karena dengan mengkonsumsi lemak dalam kuantitas yang besar mampu akan menyebabkan adanya gangguan hormon dan dapat meningkatkan hormon cotisol. Hormon cortisol adalah hormon akibat adanya penyebab stres. Maka untuk itu sebisa mungkin menjauhkan diri dari asupan lemak yang berlebih.

  • Menjaga pola hidup yang sehat

Dengan menjaga pola hidup sehat adalah hal yang paling penting dan yang paling perlu anda budayakan mulai saat ini karena denggan menghindari rokok adalah tugas utama anda dan dengan mulai olahraga secara teratur.

  • Dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan

Karena makanan yang mengandung kandungan antioksidan akan melawan adanya radikal bebas. Dan radikal bebas yang mungkin akan dihasilkan karena adanya polusi debu dan bahan kimia lainnya.

  • Menggunakan pil kb

Alat kontrasepsi oral atau pil kb ternyata mampu dapat meminalisir adanya resiko seseorang terkena kista karena sangat mampu mencegah produksi sel telur.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s